Ya, antibiotik adalah jenis obat yang berfungsi melawan infeksi bakteri. Selain sebagai perlawanan, manfaat antibiotik adalah untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri pada kondisi tertentu. Tapi tidak semua penyakit itu obatnya antibiotik loh. Terkadang pasien datang dengan keluhan batuk minta obatnya antibiotik, datang dengan keluhan demam minta obatnya antibiotik, padahal tidak mesti diobati dengan antibiotik, perlu kita sebagai pasien untuk cermat pengobatan apa yang didapatkan dengan pendampingan dari dokter, apoteker atau tenaga kesehatan lainnya. Saat ini, Indonesia sendiri sedang gawat resistensi antibiotik.
Nah, apa itu resistensi?
Resistensi antibiotik adalah kondisi dimana bakteri, virus, jamur dan parasit tidak mampu dimatikan oleh antibiotik. Menurut WHO, resistensi bakteri terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang pada awalnya efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut. Resistensi antibiotik merupakan salah satu ancaman dunia karena kejadian resistensi antibiotik mengakibatkan 700ribu kematian diseluruh dunia (WHO). Resistensi ini terjadi karena maraknya masyarakat yang secara bebas mengkonsumsi antibiotik tanpa adanya anjuran atau pemerikasaan lebih lanjut dari dokter mengenai keluhan apa yang dirasakan.
Pengidap resistensi antibiotik yang mengalami infeksi seringkali membutuhkan durasi tinggal di rumah sakit lebih lama, kunjungan dokter berkelanjutan, dan pengobatan alternatif yang memakan biaya cukup tinggi yang justru akan merugikan pasien itu sendiri.Efeknya akan terjadi masalah kesehatan di antaranya gangguan ginjal, gangguan hati, gangguan kehamilan dan janin. Upaya pencegahan penyebaran dapat dilakukan paling penting adalah hanya menggunakan antibiotik ketika direkomendasikan oleh ahli medis profesional dan tidak perlu meminta antibiotik ketika tidak dianjurkan.

Komentar
Posting Komentar