Langsung ke konten utama

Obat, Resep dan Cara Saya Bertahan Hidup di Farmasi

Sebagai salah satu mahasiswi yang sedang berjuang dengan penuh semangat dan haru untuk menamatkan semua ini, saya sadar jika saya cukup kuat untuk tetap menegakkan badan dan berdiri kokoh dengan semua kesulitan yang harus saya lalui demi sebuah gelar. Tak muluk-muluk saya berkuliah hanya demi kebahagiaan saya dikemudia hari dan juga senyum kedua orang tua saya. Ini cerita dan kisah bagaimana saya tetap bertahan hidup di dunia farmasi ini.

Diawali dengan hanya modal pasrah dan tidak tau mau kemana arah setelah ditolak beberapa kampus dengan jurusan yang sangat saya idamkan sedari saya masih duduk dibangku SMA, tibalah saya pada takdir ini. Perkuliahan semester pertama yang dilalui dengan berat dan dipenuhi teman yang cukup berambisi. Dengan tekad tidak ingin mengecewakan orang tua, saya tetap disini untuk menamatkan semua itu.

Hari demi hari yang saya lalui membuat saya mulai mencintai farmasi, ternyata tidak seburuk itu. Mencoba tetap bertahan dengan juga ikut organisasi dan ternyata saya cukup bisa membagi waktu antara rapat, tugas, laporan dan belajar. Mulai berambisi disemester 3 dan saya meyakini jika saya juga bisa bertahan hingga ditahap ini. Menyelesaikan studi DIII dengan tepat waktu membuat saya semakin berambisi untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, dikampus yang sama saya melanjutkan perkuliahan S1 farmasi dengan harapan supaya bisa melanjutkan ke profesi nantinya.

Cara lain saya untuk tetap bertahan difarmasi yaitu juga dengan menjadi asisten praktikum, menjadi seorang asisten mengharuskan saya juga ikut kembali belajar dan setidaknya itu menjadi bekal saya. Terkadang yang memang sudah ditakdirkan untuk kita menjadi lebih mudah untuk kita jalani bukan? Sampai saat ini saya masih mencoba untuk bagaimana tetap bertahan sampai akhir tanpa ada lagi tangisan ditengah perjalanannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antibiotik vs Masyarakat

Ya, antibiotik adalah jenis obat yang berfungsi melawan infeksi bakteri. Selain sebagai perlawanan, manfaat antibiotik adalah untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri pada kondisi tertentu. Tapi tidak semua penyakit itu obatnya antibiotik loh. Terkadang pasien datang dengan keluhan batuk minta obatnya antibiotik, datang dengan keluhan demam minta obatnya antibiotik, padahal tidak mesti diobati dengan antibiotik, perlu kita sebagai pasien untuk cermat pengobatan apa yang didapatkan dengan pendampingan dari dokter, apoteker atau tenaga kesehatan lainnya. Saat ini, Indonesia sendiri sedang gawat resistensi antibiotik. Nah, apa itu resistensi? Resistensi antibiotik adalah kondisi dimana bakteri, virus, jamur dan parasit tidak mampu dimatikan oleh antibiotik. Menurut WHO, resistensi bakteri terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang pada awalnya efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut. Resistensi antibiotik merupakan salah satu ancaman duni...

Self Management and Self Improvement

     Untuk dapat survive , seorang mahasiswa harus memiliki kemampuan self management yang baik pula. Kedisiplinan merupakan salah satu cara untuk membantu self management menjadi lebih baik. Kedisiplinan adalah keadaan perilaku seseorang yang mengikuti pola-pola tertentu yang telah ditetapkan atau disetujui terlebih dahulu baik persetujuan tertulis, lisan maupun berupa peraturan-peraturan ataupun kebiasaan (Setianingsih, 2007). Self management  sendiri berarti mendorong diri sendiri untuk maju, mengatur semua unsur kemampuan pribadi, mengendalikan kemampuan untuk mencapai hal-hal yang baik, dan mengembangkan berbagai segi dari kehidupan pribadi agar lebih sempurna. Tujuan dari pengelolaan diri adalah supaya setiap orang dapat menempatkan diri dalam situasi yang menghambat tingkah laku yang hendak dihilangkan. oleh individu dan belajar untuk mencegah adanya perilaku yang tidak dikehendaki.      Akan tetapi, seorang mahasiswa untuk mencapai tujuannya ...

Beda Farmasi dan Kedokteran Sebenarnya Apa Sih?

Masyarakat awam terkadang sulit membedakan farmasi dan kedokteran, sebenarnya kedua rumpun ilmu kesehatan ini memiliki banyak sekali perbedaan walaupun sebenarnya saling berkaitan satu sama lain. Berbeda dengan bidang kedokteran yang banyak belajar tentang biologi dan organ tubuh, melanjutkan studi di jurusan farmasi akan lebih banyak meracik berbagai senyawa kimia hingga menjadi produk yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan terutama obat-obatan. Profesi di farmasi disebut apoteker dan profesi di kedokteran disebut dokter. Dokter akan mengandalkan pengetahuan dan keahlian Apoteker mengenai obat-obatan, sementara Apoteker akan bersandar pada informasi klinis yang diberikan oleh dokter ketika akan membantu memanage terapi pasien.  Pada zaman dahulu kefarmasian belum dikenal oleh dunia. Seiring berkembangnya zaman dan ilmu pengetahuan kesehatan, problematika dalam pengadaan obat menjadi sangat rumit. Oleh karena itu, dibutuhkanlah seseorang yang dapat mendalami keahlian dalam pembu...